Menu
Info Sekolah
Minggu, 26 Mei 2024
  • Padepokan Tapakwangu Kedung Pengilon Kec Pangkah Kabupaten Tegal, Slawi, Indonesia
  • Padepokan Tapakwangu Kedung Pengilon Kec Pangkah Kabupaten Tegal, Slawi, Indonesia

Payung Tari Gandrung

Terbit : Minggu, 10 Maret 2024 - Kategori : Blog

Payung Tari Gandrung: Simbol Keanggunan dan Pesona Jawa Timur

Tari Gandrung, tarian tradisional yang berasal dari Banyuwangi, Jawa Timur, terkenal dengan gerakannya yang anggun dan memikat. Salah satu elemen penting yang menambah keindahan tarian ini adalah payung tari Gandrung. Payung yang unik dan penuh warna ini telah menjadi simbol ikonik dari Tari Gandrung dan budaya Banyuwangi.

Sejarah Payung Tari Gandrung

Asal-usul payung tari Gandrung dapat ditelusuri kembali ke masa Kerajaan Blambangan pada abad ke-18. Payung awalnya digunakan sebagai alat pelindung dari sinar matahari dan hujan. Namun, seiring waktu, payung mulai dihias dengan berbagai ornamen dan digunakan dalam pertunjukan tari.

Pada awal abad ke-20, payung tari Gandrung mengalami transformasi yang signifikan. Payung diperbesar ukurannya dan dihias dengan lebih banyak detail. Warna-warna cerah dan motif yang rumit menjadi ciri khas payung tari Gandrung.

Konstruksi Payung Tari Gandrung

Payung tari Gandrung terbuat dari bahan-bahan alami, seperti bambu, kayu, dan kain. Bingkai payung dibuat dari bambu yang kuat dan fleksibel. Kain yang digunakan untuk menutupi payung biasanya terbuat dari sutra atau beludru.

Payung memiliki diameter sekitar 1,5 meter dan tinggi sekitar 1 meter. Payung dipegang oleh penari menggunakan pegangan yang terbuat dari kayu atau logam.

Ornamen dan Motif Payung Tari Gandrung

Payung tari Gandrung dihias dengan berbagai ornamen dan motif yang indah. Ornamen-ornamen ini biasanya terbuat dari logam, seperti kuningan atau perak. Motif yang umum digunakan antara lain:

  • Bunga: Bunga-bunga yang diukir atau dilukis pada payung melambangkan keindahan dan keanggunan.
  • Burung: Burung yang digambarkan pada payung mewakili kebebasan dan kebahagiaan.
  • Gunungan: Motif gunungan yang melambangkan gunung melambangkan kekuatan dan perlindungan.
  • Wayang: Tokoh wayang yang digambarkan pada payung menceritakan kisah-kisah tradisional Jawa.

Fungsi Payung Tari Gandrung

Payung tari Gandrung memiliki beberapa fungsi dalam pertunjukan tari:

  • Pelindung: Payung berfungsi sebagai pelindung dari sinar matahari dan hujan.
  • Penambah Estetika: Payung menambah keindahan dan keanggunan pada gerakan tari.
  • Alat Ekspresi: Penari menggunakan payung untuk mengekspresikan berbagai emosi dan karakter.
  • Simbol Identitas: Payung tari Gandrung telah menjadi simbol ikonik dari Tari Gandrung dan budaya Banyuwangi.

Kesimpulan

Payung tari Gandrung adalah elemen penting dari Tari Gandrung yang menambah keindahan dan pesona tarian. Payung yang unik dan penuh warna ini telah menjadi simbol ikonik dari budaya Banyuwangi dan terus memikat penonton di seluruh dunia.

FAQ Unik

  1. Apakah payung tari Gandrung hanya digunakan dalam Tari Gandrung?
    Tidak, payung tari Gandrung juga digunakan dalam tarian tradisional Jawa Timur lainnya, seperti Tari Remo dan Tari Jaranan.

  2. Berapa berat rata-rata payung tari Gandrung?
    Payung tari Gandrung biasanya memiliki berat sekitar 2-3 kilogram.

  3. Apakah payung tari Gandrung tahan air?
    Ya, payung tari Gandrung terbuat dari bahan tahan air, seperti sutra atau beludru.

  4. Di mana penari Tari Gandrung biasanya membeli payung tari?
    Penari Tari Gandrung biasanya membeli payung tari dari pengrajin lokal di Banyuwangi.

  5. Apakah payung tari Gandrung memiliki makna spiritual?
    Ya, payung tari Gandrung dipercaya memiliki makna spiritual sebagai pelindung dari roh jahat.

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar