Menu
Info Sekolah
Minggu, 26 Mei 2024
  • Padepokan Tapakwangu Kedung Pengilon Kec Pangkah Kabupaten Tegal, Slawi, Indonesia
  • Padepokan Tapakwangu Kedung Pengilon Kec Pangkah Kabupaten Tegal, Slawi, Indonesia

Kerajaan Majapahit: Pusat Kemegahan Di Nusantara

Terbit : Kamis, 28 Maret 2024 - Kategori : Blog

Kerajaan Majapahit: Pusat Kemegahan di Nusantara

Kerajaan Majapahit merupakan salah satu kerajaan Hindu-Buddha terbesar dan terkuat yang pernah berdiri di Nusantara. Kejayaannya membentang dari abad ke-13 hingga ke-15, meninggalkan warisan budaya dan sejarah yang tak ternilai bagi Indonesia.

Asal-Usul dan Pendirian

Kerajaan Majapahit didirikan pada tahun 1293 oleh Raden Wijaya, seorang bangsawan dari Kerajaan Singasari. Setelah mengalahkan Kerajaan Kediri, Raden Wijaya mendirikan ibu kota baru di Trowulan, Jawa Timur. Nama "Majapahit" sendiri berasal dari rasa pahit buah maja yang tumbuh di sekitar ibu kota.

Masa Kejayaan

Di bawah kepemimpinan raja-raja besar seperti Hayam Wuruk dan Gajah Mada, Majapahit mencapai puncak kejayaannya pada abad ke-14. Gajah Mada, yang menjabat sebagai patih (perdana menteri), menjalankan politik ekspansionis yang berhasil menguasai sebagian besar wilayah Nusantara, termasuk Sumatera, Kalimantan, dan sebagian Semenanjung Malaya.

Ekonomi dan Perdagangan

Majapahit memiliki perekonomian yang makmur berdasarkan pertanian, perdagangan, dan perindustrian. Pelabuhan-pelabuhannya, seperti Gresik dan Tuban, menjadi pusat perdagangan internasional yang menghubungkan Nusantara dengan India, Tiongkok, dan Timur Tengah. Kerajaan ini juga terkenal dengan produksi kain, keramik, dan senjata.

Seni dan Budaya

Majapahit menjadi pusat perkembangan seni dan budaya. Arsitekturnya yang megah dapat dilihat pada candi-candi seperti Candi Penataran dan Candi Singosari. Kerajaan ini juga menghasilkan karya sastra yang luar biasa, seperti kitab "Nagarakretagama" dan "Sutasoma".

Kemunduran dan Kejatuhan

Setelah masa kejayaan, Majapahit mulai mengalami kemunduran pada abad ke-15. Faktor-faktor seperti perang saudara, pemberontakan daerah, dan penyebaran agama Islam melemahkan kerajaan. Pada tahun 1478, Majapahit ditaklukkan oleh Kerajaan Demak, menandai berakhirnya salah satu era paling gemilang dalam sejarah Nusantara.

Warisan Majapahit

Meskipun Majapahit telah runtuh, warisannya terus hidup hingga saat ini. Kerajaan ini meninggalkan jejak yang mendalam dalam budaya, bahasa, dan politik Indonesia. Candi-candi dan artefak Majapahit menjadi daya tarik wisata yang penting, sementara kitab-kitab sastranya masih dipelajari dan dihargai.

Kesimpulan

Kerajaan Majapahit merupakan sebuah peradaban yang luar biasa yang memainkan peran penting dalam membentuk sejarah Nusantara. Kejayaannya yang gemilang meninggalkan warisan budaya dan sejarah yang tak ternilai bagi Indonesia. Warisan Majapahit terus menginspirasi dan menjadi kebanggaan bagi bangsa Indonesia hingga hari ini.

FAQ Unik

  • Mengapa Majapahit disebut sebagai "Kerajaan Maritim"?
    Majapahit memiliki armada laut yang kuat dan menguasai jalur perdagangan laut di Nusantara.

  • Apa arti dari lambang Majapahit, "Garuda Wisnu Kencana"?
    Lambang tersebut menggambarkan burung Garuda yang membawa Dewa Wisnu, melambangkan kekuatan dan kemakmuran kerajaan.

  • Siapa tokoh perempuan paling terkenal di Majapahit?
    Ratu Tribhuwana Tunggadewi, yang memerintah pada abad ke-14 dan dikenal karena kebijakannya yang bijaksana.

  • Apa saja pengaruh Majapahit pada bahasa Indonesia modern?
    Banyak kata dan istilah dalam bahasa Indonesia berasal dari bahasa Jawa Kuno yang digunakan di Majapahit.

  • Apakah Majapahit memiliki hubungan dengan Kerajaan Khmer?
    Ya, Majapahit pernah menjalin hubungan diplomatik dan perdagangan dengan Kerajaan Khmer di Kamboja.

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar