Menu
Info Sekolah
Minggu, 26 Mei 2024
  • Padepokan Tapakwangu Kedung Pengilon Kec Pangkah Kabupaten Tegal, Slawi, Indonesia
  • Padepokan Tapakwangu Kedung Pengilon Kec Pangkah Kabupaten Tegal, Slawi, Indonesia

Jam Dinding Keraton Kasunanan

Terbit : Jumat, 8 Maret 2024 - Kategori : Blog

Jam Dinding Keraton Kasunanan: Warisan Budaya yang Menakjubkan

Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, istana resmi Kasunanan Surakarta, merupakan salah satu bangunan bersejarah paling ikonik di Indonesia. Selain arsitekturnya yang memukau, keraton ini juga menyimpan harta karun budaya yang tak ternilai, termasuk jam dinding antik yang luar biasa.

Sejarah Jam Dinding Keraton

Jam dinding Keraton Kasunanan memiliki sejarah yang panjang dan menarik. Menurut catatan sejarah, jam tersebut merupakan hadiah dari Raja Louis XIV dari Prancis kepada Sunan Pakubuwono II pada tahun 1746. Jam ini dibawa ke Surakarta oleh utusan Prancis, Monsieur d’Arcy, dan ditempatkan di ruang tamu utama keraton.

Deskripsi Jam

Jam dinding Keraton Kasunanan adalah sebuah mahakarya seni dan teknologi. Jam ini memiliki tinggi sekitar 2 meter dan lebar 1,5 meter, dengan bingkai kayu berukir yang rumit. Bagian tengah jam dihiasi dengan lukisan bunga dan burung, serta lambang kerajaan Kasunanan Surakarta.

Di bagian atas jam terdapat ukiran mahkota kerajaan, sementara di bagian bawah terdapat ukiran dua singa yang menjaga. Jam ini memiliki dua jarum, satu untuk jam dan satu untuk menit, serta sebuah pendulum yang berayun di bagian tengah.

Mekanisme Jam

Mekanisme jam dinding Keraton Kasunanan sangat canggih untuk masanya. Jam ini menggunakan sistem roda gigi dan pegas untuk menggerakkan pendulum, yang kemudian mengatur pergerakan jarum. Jam ini juga memiliki lonceng yang berbunyi setiap jam dan setengah jam.

Nilai Budaya dan Historis

Jam dinding Keraton Kasunanan tidak hanya merupakan sebuah karya seni yang indah, tetapi juga memiliki nilai budaya dan historis yang tinggi. Jam ini merupakan simbol hubungan diplomatik antara Prancis dan Kasunanan Surakarta pada abad ke-18.

Selain itu, jam ini juga menjadi saksi bisu berbagai peristiwa penting dalam sejarah keraton. Jam ini telah berdentang selama penobatan raja-raja, perayaan pernikahan, dan acara-acara penting lainnya.

Pelestarian dan Perawatan

Jam dinding Keraton Kasunanan merupakan warisan budaya yang tak ternilai, dan karenanya perlu dilestarikan dan dirawat dengan baik. Keraton telah melakukan upaya berkelanjutan untuk menjaga jam ini dalam kondisi baik.

Jam ini dibersihkan dan diperiksa secara teratur, dan mekanismenya dirawat oleh ahli jam yang terampil. Keraton juga telah membuat replika jam untuk dipamerkan kepada pengunjung, sehingga jam asli dapat dilindungi dari kerusakan.

Kesimpulan

Jam dinding Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat adalah sebuah mahakarya budaya dan teknologi yang telah menjadi simbol keraton selama berabad-abad. Jam ini tidak hanya merupakan karya seni yang indah, tetapi juga memiliki nilai sejarah dan budaya yang tinggi. Keraton terus berupaya melestarikan dan merawat jam ini untuk generasi mendatang.

FAQ Unik

  1. Apakah jam dinding Keraton Kasunanan masih berfungsi?
    Ya, jam ini masih berfungsi dengan baik dan berdentang setiap jam dan setengah jam.

  2. Berapa berat jam dinding Keraton Kasunanan?
    Berat jam ini sekitar 200 kilogram.

  3. Apakah pengunjung diperbolehkan menyentuh jam dinding Keraton Kasunanan?
    Tidak, pengunjung tidak diperbolehkan menyentuh jam ini karena alasan pelestarian.

  4. Apakah ada legenda atau cerita rakyat yang terkait dengan jam dinding Keraton Kasunanan?
    Konon, jam ini memiliki kekuatan magis dan dapat memprediksi peristiwa-peristiwa penting.

  5. Apakah ada rencana untuk mereplikasi jam dinding Keraton Kasunanan?
    Keraton telah membuat replika jam ini untuk dipamerkan kepada pengunjung, sementara jam asli disimpan di tempat yang aman.

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar