Menu
Info Sekolah
Minggu, 26 Mei 2024
  • Padepokan Tapakwangu Kedung Pengilon Kec Pangkah Kabupaten Tegal, Slawi, Indonesia
  • Padepokan Tapakwangu Kedung Pengilon Kec Pangkah Kabupaten Tegal, Slawi, Indonesia

Kerajaan Majapahit: Menelusuri Jejak Kebesaran

Terbit : Rabu, 13 Maret 2024 - Kategori : Blog

Kerajaan Majapahit: Menelusuri Jejak Kebesaran

Kerajaan Majapahit merupakan salah satu kerajaan Hindu-Buddha terbesar dan terkuat yang pernah berdiri di Nusantara. Berkuasa selama kurang lebih dua abad, Majapahit meninggalkan jejak kejayaan yang masih dapat ditelusuri hingga saat ini.

Asal-usul dan Pendirian

Majapahit didirikan pada tahun 1293 M oleh Raden Wijaya, seorang bangsawan Singasari yang berhasil mengalahkan pasukan Mongol yang menginvasi Jawa. Ia kemudian membangun ibu kota baru di Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur.

Masa Kejayaan

Di bawah kepemimpinan raja-raja besar seperti Hayam Wuruk dan Mahapatih Gajah Mada, Majapahit mencapai puncak kejayaannya pada abad ke-14. Kerajaan ini menguasai wilayah yang luas, meliputi sebagian besar Nusantara, termasuk Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan sebagian Semenanjung Malaya.

Kehidupan Politik dan Ekonomi

Majapahit menerapkan sistem pemerintahan terpusat dengan raja sebagai pemegang kekuasaan tertinggi. Kerajaan ini memiliki struktur birokrasi yang kompleks dan sistem perpajakan yang teratur. Ekonomi Majapahit bertumpu pada pertanian, perdagangan, dan perindustrian.

Kehidupan Sosial dan Budaya

Masyarakat Majapahit terbagi ke dalam beberapa strata sosial, dengan kasta Brahmana sebagai yang tertinggi. Agama Hindu dan Buddha menjadi agama utama, dan seni serta sastra berkembang pesat. Kitab Negara Kertagama, karya Mpu Prapanca, menjadi salah satu sumber sejarah penting tentang kehidupan di Majapahit.

Kemunduran dan Kejatuhan

Setelah kematian Mahapatih Gajah Mada pada tahun 1364 M, Majapahit mulai mengalami kemunduran. Perang saudara dan serangan dari kerajaan-kerajaan tetangga melemahkan kerajaan ini. Pada abad ke-15, Majapahit ditaklukkan oleh Kerajaan Demak, menandai berakhirnya era keemasan Majapahit.

Jejak Kejayaan

Meskipun telah runtuh, jejak kejayaan Majapahit masih dapat ditemukan hingga saat ini. Candi-candi megah seperti Candi Penataran, Candi Singosari, dan Candi Prambanan menjadi bukti kehebatan arsitektur Majapahit. Selain itu, prasasti dan karya sastra juga memberikan informasi berharga tentang kehidupan dan budaya pada masa itu.

Kesimpulan

Kerajaan Majapahit merupakan salah satu peradaban besar yang pernah ada di Nusantara. Kejayaan dan pengaruhnya masih terasa hingga saat ini. Menelusuri jejak-jejak Majapahit tidak hanya akan memberikan wawasan tentang masa lalu, tetapi juga akan menginspirasi kita untuk menghargai warisan budaya yang kaya dari bangsa Indonesia.

FAQ Unik

  1. Apakah Majapahit pernah menaklukkan Singapura?

    • Ya, pada tahun 1398 M, Majapahit menaklukkan Kerajaan Singapura dan mengganti namanya menjadi Temasek.
  2. Apa makanan khas Kerajaan Majapahit?

    • Salah satu makanan khas Majapahit adalah nasi gurih, yang merupakan nasi yang dimasak dengan rempah-rempah dan santan.
  3. Apakah Majapahit memiliki angkatan laut yang kuat?

    • Ya, Majapahit memiliki angkatan laut yang kuat yang digunakan untuk menjaga wilayah kekuasaannya dan melakukan ekspedisi ke negeri-negeri lain.
  4. Apa arti lambang Majapahit, Garuda Wisnu Kencana?

    • Garuda Wisnu Kencana melambangkan kekuatan, kejayaan, dan perlindungan. Garuda adalah burung mitos yang menjadi tunggangan Dewa Wisnu, sedangkan Kencana berarti emas.
  5. Apakah Majapahit memiliki sistem pendidikan?

    • Ya, Majapahit memiliki sistem pendidikan yang disebut pasraman, di mana para siswa belajar agama, sastra, dan ilmu pengetahuan lainnya.
Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar